SILAHKAN DIBACA DAN DIAMBIL APABILA BERMANFAAT

SOCIAL MEDIA

Facebook  Twitter  Google+ Instagram

Tes ketelitian

Tes Ketelitian merupakan tes psikologi yang bertujuan mengukur tingkat
kecermatan atau ketelitian peserta seleksi penerimaan cpns dalam mengolah data.
Adapun data bisa berupa angka, kata, atau kombinasi keduanya. Tes ketelitian ini
sering digunakan dalam proses seleksi peserta CPNS yang akan ditempatkan pada
bidang-bidang yang memang memerlukan tingkat ketelitian yang tinggi, seperti
akuntan, data administrator, dan lainnya.
Jika Anda mengikuti seleksi cpns dalam bidang yang membutuhkan tingkat
ketelitian tinggi seperti itu, sebaiknya anda mempelajari terlebih dahulu bentukbentuk
soal tes ketelitian ini untuk mempersiapkan diri anda agar lebih akrab dan
lebih siap terhadap soal-soal yang akan diujikan. Selain tes ketelitian, jenis psikotes
lain yang juga membutuhkan kecermatan anda dalam mengerjakannya adalah tes
koran pauli kraepelin.

Tips Mengerjakan Tes Ketelitian
Tes Ketelitian adalah tes yang mengukur tingkat ketelitian, kecermatan, kejelian dan kehatihatian
anda dalam melihat suatu masalah. Untuk dapat memaksimalkan poin anda dalam Tes
Psikologi Ketelitian ini, ikutilah 6 tips berikut ini:
1. Jaga kondisi tubuh dan pikiran anda tetap rileks dan tenang. Dan berdoalah supaya diberi
kemudahan oleh Allah SWT.
2. Kerjakan setiap butir soal dengan penuh konsentrasi namun tidak tegang
3. Tes ketelitian umumnya dibatasi dengan waktu yang singkat. Oleh karena itu kerjakanlah dengan
cepat namun bukan terburu-buru
4. Jangan menuruti rasa penasaran anda terhadap satu soal tertentu karena semua soal bobot
nilainya sama. Kalau anda macet pada satu soal, lebih baik lewati dulu. Karena ini bisa
menghabiskan energi dan waktu anda.
5. Untuk menghemat waktu dan energi, jika anda menemukan satu perbedaan (meskipun hanya
satu karakter, baik huruf, angka maupun simbol) ini berarti bahwa kedua pernyataan tersebut
Tidak Sama. Oleh sebab itu anda tak perlu meneruskan meneliti sisa karakter dalam baris
tersebut. Langsung saja pilih T (Tidak Sama)
6. Alokasikan waktu secara merata pada tiap soal. Misalkan anda diberikan waktu 45 menit untuk
75 soal. Maka tiap soal harus anda kerjakan maksimal 30 detik (setengah menit). Sehingga 75x
setengah menit = 37,5 menit. Anda masih punya waktu 7,5 menit untuk meneliti ulang soal-soal
yang tadi anda lewati atau anda ragu-ragu jawabannya.
PSIKOTES LANJUTAN EPPS (Edward Personal Preference Schedule)

PSIKOTES LANJUTAN EPPS (Edward Personal Preference Schedule)

Tentang EPPS
EPPS adalah singkatan dari Edwards Personal Preference Schedule, suatu alat inventory yang dikembangkan oleh Allen L. Edwards dari universitas washington USA. Tujuan awal dari alat ini didesain awal sebagai alat penelitian dan konseling untuk menyediakan pengukuran yang sesuai terhadap berbagai variabel independen kepribadian. Dasar penamaan variabel mengacu pada definisi kepribadian H.A. Murray

Tes Edward Personal Preference Schedule (EPPS TEST) merupakan alat tes untuk mengukur konsistensi tanggapan peserta cpns terhadap 15 kebutuhan normal maupun motivasi. Tidak ada jawaban salah atau benar dalam tes ini. EPPS atau Edward Personal Preference Schedule merupakan psikotes yang pemyataanpernyataannya dipakai untuk mengetahui 15 variabel kepribadian seseorang, yakni:
• Kemampuan untuk berprestasi.
• Kemampuan menyesuaikan diri.
• Kemampuan menunaikan tugas.
• Kebutuhan untuk menunjukkan diri.
• Kebutuhan untuk mandiri.
• Kebutuhan untuk berempati.
• Kebutuhan perhatian terhadap sesama.
• Kebutuhan akan hubungan sosial.
• Keinginan untuk memimpin.
• Keinginan untuk kompromi.
• Kebutuhan memberikan perhatian.
• Kebutuhan akan stimulasi dari luar.
• Kemampuan menghadapi berbagai rintangan.
• Kebutuhan memberikan perhatian dari lawan jenis.
• Kebutuhan untuk bertentangan dengan orang lain.

Alat tes ini tergolong Tes Inventori Kepribadian, di mana kita disuguhi deretan soal dalam satu buku tes EPPS dan diminta untuk memilih suatu pernyataan yang disukai. Beberapa pasangan adalah mengenai hal-hal yang Anda suka sedangkan pasangan-pasangan pernyataan yang lain adalah mengenai perasaan Anda.
CONTOH:
Petunjuk Mengerjakan Soal
1. Isi identitas Anda (nama, umur, jenis kelamin, dan tanggal tes).
2. Pada halaman-halaman berikut, Anda akan membaca sejumlah pernyataanpernyataan dalam pasangan, tentang pelbagai hal yang mungkin Anda suka lakukan atau tidak suka lakukan (inginkan atau tidak inginkan).
Perhatikan contoh di bawah ini:
A. Saya suka berbicara tentang diri saya dengan orang lain.
B. Saya suka bekerja untuk suatu tujuan yang telah saya tentukan bagi diri saya.
** Yang manakah dari dua pernyataan tersebut lebih menggambarkan diri Anda?

1. Bila Anda lebih suka pernyataan A daripada B, maka hendaknya Anda memilih A. Tetapi bila Anda lebih suka pernyataan B daripada A, maka hendaknya Anda memilih B.
2. Mungkin Anda suka atau bahkan tidak suka A dan B kedua-duanya. Dalam hal ini, Anda tetap diharapkan tetap memilih satu saja di antara dua. Pilihlah yang paling menggambarkan diri Anda.
Jika Anda sudah selesai menjawab semua soal, cek kembali jawaban Anda. Waktu 24 menit, untuk 100 soal.
1. A. Saya suka menolong teman-teman saya, bila mereka berada dalam kesulitan.
   B. Saya ingin melakukan pekerjaan apa saja sebaik mungkin.
2. A. Saya ingin mengetahui bagaimana pandangan orang-orang besar mengenai berbagai masalah            yang menarik perhatian saya.
    B. Saya ingin menjadi seorang ahli yang diakui dalam salah satu pekerjaan atau sedang khusus.
3. A. Saya ingin agar setiap pekerjaan tulisan saya teliti, rapi, dan tersusun dengan baik.
   B. Saya ingin menjadi seorang ahli yang diakui dalam salah satu pekerjaan, jabatan atau bidang          khusus. 
4. A. Saya suka menceritakan cerita-cerita lucu dan lelucon-lelucon waktu pesta.
    B. Saya ingin menulis roman atau sandiwara hebat.
5. A. Saya ingin dapat berbuat sekehendak hati saya.
   B. Saya ingin bisa mengatakan bahwa saya telah melakukan dengan baik suatu pekerjaan yang              sulit.
6. A. Saya ingin dapat memecahkan teka-teki dan persoalan-persoalan yang sukar bagi orang lain.
   B. Saya suka mengikuti petunjuk-petunjuk dan melakukan apa yang diharapkan orang dari diri            saya.
7. A. Saya ingin mengalami hal-hal yang baru dan perubahan-perubahan dalam kehidupan saya                sehari-hari.
   B. Saya suka menyatakan pada atasan-atas-an saya, bahwa mereka telah melakukan sesuatu                  pekerjaan dengan baik, bila me-mang demikian hanya menurut pikiran saya.
8. A. Saya suka merencanakan dan mengatur detail-detail dari setiap pekerjaan yang harus saya               lakukan.
    B. Saya suka mengikuti petunjuk-petunjuk dan melakukan apa yang diharapkan orang dari diri             saya.
9. A. Saya ingin orang-orang memperhatikan dan memberikan komentar mengenai penampilan saya di          depan umum.
     B. Saya suka membaca riwayat hidup orang-orang besar.
10. A. Saya suka mengelakkan keadaan-keadaan di mana saya diharapkan akan berlaku secara                    konvensional (kebiasaan umum).
      B. Saya suka membaca riwayat hidup orang-orang besar.
11.  A. Saya ingin menjadi seorang ahli yang diakui dalam salah satu pekerjaan atau bidang khusus.
      B. Saya ingin agar pekerjaan saya diatur dan direncanakan sebelum dimulai.
12. A. Saya ingin mengetahui bagaimana pandangan orang-orang besar mengenai berbagai masalah            yang menarik perhatian saya.
     B. Seandainya saya harus bepergian, maka saya ingin segala sesuatunya telah direncanakan                terlebih dahulu.
13. A. Saya ingin mengerjakan sampai selesai setiap pekerjaan ataupun tugas yang telah saya mulai.
     B. Saya ingin barang-barang saya tersusun rapi dan teratur di atas meja atau di dalam ruang            kerja saya.
14. A. Saya suka bercerita kepada orang-orang lain tentang petualanganpetualangan saya dan                 hal-hal aneh yang pernah saya alami.
      B. Saya suka makan saya teratur dan ada waktu-waktu tertentu untuk makan.
15.  A. Saya ingin tidak tergantung dari orang lain dalam menentukan apa yang akan saya lakukan.
      B. Saya ingin barang-barang saya tersusun rapi dan teratur di atas meja atau di dalam ruang         kerja saya.
16. A. Saya ingin bisa mengerjakan segala sesuatu lebih baik daripada orangorang lain.
     B. Saya suka menceritakan cerita-cerita lucu dan lelucon-lelucon waktu pesta.
17. A. Saya suka mengikuti adat-istiadat dan menghindarkan melakukan hal-hal yang mungkin                  dianggap tidak wajar oleh orang-orang yang saya hormati.
     B. Saya suka berbicara tentang hal-hal yang telah saya capai.
18. A. Saya ingin agar hidup saya teratur sedemikian rupa sehingga berjalan lancar dan tanpa                  banyak perubahan-perubahan dalam rencana saya.
     B. Saya suka bercerita kepada orang-orang lain tentang petualanganpetualangan saya dan                hal-hal aneh yang pernah saya alami.
19. A. Saya suka membaca buku-buku atau sandiwara-sandiwara yang terutama berkaitan soal-soal           seks.
      B. Saya suka menjadi pusat perhatian dalam suatu kelompok.
20. A. Saya suka mengecam orang-orang yang mempunyai kedudukan sebagai yang berwenang.
      B. Saya suka menggunakan kata-kata yang maknanya seringkah tidak diketahui oleh orang lain.
21. A. Saya ingin menyelesaikan tugas-tugas yang dianggap orang membutuhkan keterampilan serta          usaha.
      B. Saya ingin dapat berbuat sekehendak hati saya
22.  A. Saya suka memuji orang yang saya kagumi.
      B. Saya ingin merasa bebas untuk melakukan apa yang saya kehendaki.
23. A. Saya suka menyimpan surat-surat, bon-ban, dan kertas-kertas lain secara tersusun can                  menurut sistem tertentu.
     B. Saya ingin tidak tergantung dari orang lain dalam menentukan apa yang akan saya lakukan.
24. A. Saya suka mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang setahu saya tak seorang pun akan bisa              menjawabnya.
     B. Saya suka mengecam orang-orang yang mempunyai kedudukan sebagai yang berwenang.
25. A. Saya menjadi sedemikian marahnya, rasanya ingin melemparkan dan merusak barang-barang.
     B. Saya suka mengelakkan tanggung jawab dan kewajiban-kewajiban.
26. A. Saya ingin berhasil dalam apa yang saya lakukan.
     B. Saya suka membuat teman-teman baru.
27. A. Saya suka mengikuti petunjuk-petunjuk dan melakukan apa yang diharapkan orang dari diri            saya.
     B. Saya ingin mempunyai ikatan perasaan yang kuat dengan teman-teman saya.
28. A. Saya ingin agar setiap pekerjaan tulisan saya teliti, rapi, dan tersusun dengan baik.
     B. Saya ingin membuat teman sebanyak mungkin.
29. A. Saya suka menceritakan cerita-cerita lucu dan lelucon-lelucon waktu pesta.
      B. Saya suka berkirim surat pada teman-teman saya
30. A. Saya ingin dapat berbuat sekehendak hati saya.
      B. Saya suka bersama-sama dengan teman-teman saya melakukan atau menjalani sesuatu.
31. A. Saya ingin dapat memecahkan teka-teki dan persoalan-persoalan yang sukar bagi orang lain.
     B. Saya suka menilai orang-orang berdasarkan sebab-sebab mereka melakukan sesuatu dan                  bukan atas dasar yang sesungguhnya mereka lakukan.
32. A. Saya suka menerima pimpinan dari orang-orang yang saya kagumi.
     B. Saya ingin memahami bagaimana pera--saan teman-teman saya dalam menghadapi perbagai                masalah.
33. A. Saya suka makan saya teratur dan ada waktu-waktu tertentu untuk makan.
     B. Saya suka mempelajari dan menganalisis tingkah laku orang-orang lain.
34. A. Saya ingin mengatakan hal-hal yang dianggap lucu dan cerdas oleh orang lain.
      B. Saya suka menempatkan diri saya ke dalam kedudukan orang-orang lain dan membayangkan               bagaimana perasaan saya bila berada dalam keadaan yang sama.
35. A. Saya ingin merasa bebas untuk melakukan apa yang saya kehendaki.
     B. Saya suka mengamat-amati bagaimana perasaan orang lain dalam keadaan tertentu..
36. A. Saya ingin menyelesaikan tugas-tugas yang dianggap orang membutuhkan keterampilan serta           usaha.
     B. Saya ingin teman-teman memberi dorongan-dorongan kepada saya bila saya menghadapi                    kegagalan.
37. A. Dalam merencanakan sesuatu, saya ingin mendapat saran-saran dari orang yang                            pendapatnya saya hormati.
     B. Saya ingin diperlakukan dengan ramah oleh teman-teman saya.
38. A. Saya ingin agar hidup saya teratur sedemikian rupa sehingga berjalan lancar tanpa banyak            perubahan-perubahan dalam rencana saya.
      B. Saya ingin teman-teman saya merasa kasihan pada saya apabila saya sakit.
39. A. Saya suka menjadi pusat perhatian dalam suatu kelompok.
     B. Saya ingin agar teman-teman saya meributkan tentang diri saya apabila saya mendapatkan               cedera atau sakit.
40. A. Saya suka mengelakkan keadaan-keadaan di mana saya diharapkan akan berlaku secara                     konvensional (kebiasaan umum).
     B. Saya ingin agar teman-teman saya bersimpati terhadap saya dan menghibur bila saya                        bersusah hati.
41. A. Saya ingin menulis roman atau sandiwara yang hebat.
     B. Bila saya termasuk dalam suatu kepanitiaan, saya ingin ditunjuk atau dipilih sebagai                      ketuanya.
42. A. Bila saya berada dalam suatu kelompok, saya suka menerima pimpinan orang lain dalam                  memutuskan apa yang akan dilakukan oleh kelompok itu.
     B. Saya ingin mengawasi dan mengarahkan tindakan-tindakan orang lain bilamana saja                      mungkin.
43. A. Saya suka menyimpan surat-surat, bon-bon, dan kertas-kertas lain secara tersusun rapi dan           menurut sistem tertentu.
      B. Saya ingin menjadi salah seorang pemimpin dalam organisasi-organisasi atau kelompok-                   kelompok di mana saya menjadi anggotanya.
44. A. Saya suka mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang setahu saya, tak seorang pun akan bisa             menjawabnya.
      B. Saya suka mengatakan pada orang-orang lain bagaimana mereka harus melakukan pekerjaan            mereka.
45. A. Saya suka mengelakkan tanggung jawab dan kewajiban-kewajiban.
     B. Saya ingin diminta untuk menyelesaikan perdebatan-perdebatan atau perselisihan-                           perselisihan        antara orang-orang lain.
46. A. Saya ingin menjadi seorang ahli yang diakui dalam salah satu pekerjaan, jabatan atau bidang           khusus.
     B. Saya merasa bersalah apabila saya telah melakukan sesuatu yang saya ketahui adalah tidak            baik.
47. A. Saya suka membaca riwayat hidup orang-orang besar.
      B. Saya merasa bahwa saya harus mengakui hal-hal yang telah saya lakukan dan saya anggap              tidak baik.
48. A. Saya suka merencanakan dan mengatur detail-detail dari setiap pekerjaan yang harus saya              lakukan.
     B. Bila keadaan kurang menguntungkan bagi saya, maka saya merasa bahwa saya harus lebih                disalahkan daripada orang lain.
49. A. Saya suka menggunakan kata-kata yang maknanya seringkah tidak diketahui oleh orang lain.
     B. Saya merasa bahwa dalam banyak hal, saya kalah bila dibandingkan dengan orang-orang                lain.
50. A. Saya suka mengecam orang-orang yang mempunyai kedudukan sebagai yang berwenang.
      B. Saya merasa canggung di tengah-tengah orang-orang lain yang saya anggap sebagai atasan             saya.
51. A. Saya ingin melakukan pekerjaan apa saja sebaik mungkin.
     B. Saya suka menolong orang-orang lain yang tidak begitu beruntung seperti saya.
52. A. Saya ingin mengetahui bagaimana pandangan orang-orang besar mengenai berbagai masalah            yang menarik perhatian saya.
     B. Saya suka bermurah hati terhadap teman-teman saya.
53. A. Saya suka membuat rencana sebelum memulai pekerjaan yang sulit.
     B. Saya suka memberi pertolongan-per-tolongan kecil kepada teman-teman saya.
54. A. Saya suka bercerita kepada orang-orang lain tentang petualangan petualangan saya dan               hal-hal aneh yang pernah saya alami.
      B. Saya ingin teman-teman saya mempercayai saya dan menceritakan kesulitan-kesulitan mereka             kepada saya.
55. A. Saya suka menyatakan pendapat saya tentang pelbagai hal.
     B. Saya suka memaafkan teman-teman saya yang kadang-kadang mungkin menyakiti hati saya.
56. A. Saya ingin bisa mengerjakan segala sesuatu lebih baik daripada orangorang lain.
     B. Saya suka makan di restoran-restoran yang baru atau asing.
57. A. Saya suka mengikuti adat-istiadat dan menghindarkan melakukan hal-hal yang mungkin                  dianggap tidak wajar oleh orang-orang yang saya hormati.
     B. Saya suka mengikuti mode-mode baru.
58. A. Saya ingin pekerjaan saya diatur dan direncanakan sebelum dimulai.
     B. Saya suka bepergian melihat-lihat daerah pedalaman.
59. A. Saya ingin orang-orang memperhatikan dan memberikan komentar mengenai penampilan saya            di depan umum.
     B. Saya suka berkeliling di pedalaman dan tinggal di pelbagai tempat.
60. A. Saya ingin tidak tergantung dari orang lain dalam menentukan apa yang akan saya lakukan.
      B. Saya suka mengerjakan hal-hal yang baru dan lain.
61. A. Saya ingin bisa mengatakan bahwa saya telah melakukan dengan baik suatu pekerjaan yang              sulit.
      B. Saya suka bekerja keras pada tiap pekerjaan yang saya hadapi.
62. A. Saya suka menyatakan pada atasan-atasan saya, bahwa mereka telah melakukan sesuatu                  pekerjaan dengan baik, bila memang demikian halnya menurut pikiran saya.
     B. Saya ingin menyelesaikan pekerjaan satu per satu sebelum memulai yang lainnya.
63. A. Seandainya saya harus bepergian, maka saya ingin agar segala sesuatunya telah                              direncanakan terlebih dahulu.
     B. Saya suka mengerjakan teka-teki atau memecahkan persoalan-persoalan sampai selesai.
64. A. Saya kadang-kadang suka melakukan hal-hal hanya untuk melihat bagaimana efeknya                       terhadap orang lain.
      B. Saya suka bertahan menghadapi suatu pekerjaan atau masalah, sekalipun tampaknya seolah-           olah saya tak akan berhasil.
65. A. Saya suka melakukan hal-hal yang dianggap orang lain tidak sesuai dengan adat kebiasaan.
     B. Saya ingin bekerja berjam-jam tanpa diganggu.
66. A. Saya ingin mengerjakan sesuatu yang berarti.
      B. Saya suka mencium orang yang menarik dari lawan jenis saya.
67.  A. Saya suka memuji seseorang yang saya kagumi.
       B. Saya ingin dianggap punya daya tarikfisik oleh orang-orang dari lawan jenis saya.
68.  A. Saya ingin barang-barang saya tersusun rapi dan teratur di atas meja di dalam ruang kerja            saya.
      B. Saya suka jatuh cinta pada seseorang dari lawan jenis saya.
69. A. Saya suka berbicara tentang hal-hal yang telah saya capai.
      B. Saya suka mendengarkan atau mence-ritakan lelucon-lelucon yang terutama berkisar soal               seks.
70. A. Saya ingin melakukan hal-hal dengan cara saya sendiri tanpa menghiraukan yang mungkin              dipikirkan orang lain.
      B. Saya suka membaca buku-buku dan sandiwara yang terutama berkisar soal seks.
71.  A. Saya ingin menulis roman atau sandiwara yang hebat.
      B. Saya suka menyerang pendirian-pendirian yang bertentangan dengan pendapat saya.
72.  A. Bila saya berada dalam suatu kelompok, saya suka menerima pimpinan dari orang lain dalam            memutuskan apa yang akan dilakukan oleh kelompok.
       B. Saya rasanya ingin mengecam seseorang di muka umum bila orang itu memang patut                          menerimanya.
73.   A. Saya ingin agar hidup saya teratur sedemikian rupa sehingga berjalan lancar dan tanpa                  banyak perubahan dalam rencana-rencana saya.
      B. Saya menjadi sedemikian marahnya sehingga rasanya ingin melemparkan dan merusak                       barang-barang.
74. A. Saya suka mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang setahu saya, tak seorang pun akan bisa            menjawabnya
     B. Saya suka mengatakan kepada orang-orang lain bagaimana pendapat saya tentang mereka.
75. A. Saya suka mengelakkan tanggung jawab dan kewajiban-kewajiban.
     B. Saya rasanya ingin memperolok-olok orang-orang yang melakukan hal-hal yang saya anggap           bodoh.
76. A. Saya ingin loyal terhadap teman-teman saya.
      B. Saya ingin melakukan pekerjaan apa saja sebaik mungkin.
77. A. Saya suka mengamat-amati bagaimana perasaan orang lain dalam suatu keadaan tertentu.
     B. Saya ingin bisa mengatakan bahwa saya telah melakukan dengan baik sesuatu pekerjaan yang            sulit.
78. A. Saya ingin teman-teman saya memberi dorongan kepada saya bila saya menghadapi kegagalan.
     B. Saya ingin berhasil dalam apa yang saya lakukan.
79. A. Saya ingin menjadi salah seorang pemimpin dalam organisasi-organisasi atau kelompok-                  kelompok di mana saya menjadi anggota.
     B. Saya ingin bisa mengerjakan segala sesuatu lebih baik daripada orang-orang lain.
80. A. Bila keadaan kurang menguntungkan bagi saya, maka saya merasa bahwa saya harus lebih                disalahkan daripada orang lain.
      B. Saya ingin dapat memecahkan teka-teki dan persoalan-persoalan yang sukar bagi orang lain.
81.  A. Saya suka melakukan sesuatu untuk teman-teman saya.
      B. Dalam merencanakan sesuatu saya ingin mendapat saran-saran dari orangorang yang                     pendapatnya saya hormati.
82. A. Saya suka menempatkan diri saya ke dalam kedudukan orang lain dan membayangkan                        bagaimana perasaan saya bila berada dalam keadaan yang sama.
     B. Saya suka mengatakan kepada atasan-atasan saya bahwa mereka telah melakukan sesuatu                pekerjaan dengan baik, bila pikiran saya memang demikian halnya.
83. A. Saya ingin agar teman-teman saya menunjukkan simpati dan pengertian bila saya mengalami              kesukaran-kesukaran.
       B. Saya suka menerima pimpinan dari orang-orang yang saya kagumi.
84.  A. Bila saya termasuk dalam suatu kepa-nitiaan, saya ingin ditunjuk atau dipilih sebagai                     ketuanya.
       B. Bila saya berada dalam suatu kelompok, saya suka menerima pimpinan orang lain dalam                  memutuskan apa yang akan dilakukan oleh kelompok itu.
85.   A. Apabila saya melakukan sesuatu hal yang salah, saya merasa bahwa untuk itu saya harus                Saya suka mengikuti adat-istiadat dan menghindarkan melakukan hal-hal yang mungkin                  dianggap tidak wajar oleh orang-orang yang saya hormati.
86. A. Saya suka bersama-sama dengan teman-teman saya melakukan atau menjalani sesuatu.
      B. Saya suka membuat perencanaan sebelum memulai pekerjaan yang lainnya.
87. A. Saya ingin memahami bagaimana perasaan teman-teman saya dalam menghadapi pelbagai                  masalah.
    B. Seandainya saya harus bepergian, maka saya ingin agar segala sesuatunya telah direncanakan          terlebih dahulu.
88. A. Saya ingin dianggap sebagai pemimpin oleh orang-orang lain.
      B. Saya suka menyimpan surat-surat, bon-bon, dan kertas-kertas lain secara tersusun rapi dan          menurut sistem tertentu.
89. A. Saya merasa bahwa pilu hati dan kesu-sahan yang telah saya alami lebih banyak membawa                kebaikan daripada kerugian bagi saya.
     B. Saya ingin agar hidup saya teratur sede-mikian rupa sehingga berjalan lancar tanpa banyak
         perubahan dalam rencana-rencana saya.
90.  A. Saya ingin mempunyai ikatan perasaan yang kuat dengan teman-teman saya.
      B. Saya ingin mengatakan hal-hal yang dianggap lucu dan cerdas oleh orangorang lain.
91.  A. Saya suka merenungkan kepribadian teman-teman saya dan mencoba mengerti sebab-sebab                yang menjadikan mereka sebagaimana terlihat.
      B. Saya kadang-kadang suka melakukan hal-hal hanya untuk melihat bagaimana efeknya                       terhadap  orang lain.
92. A. Saya ingin agar teman-teman saya meributkan tentang diri saya apabila mendapatkan cedera            atau sakit.
     B. Saya suka berbicara tentang hal-hal yang telah saya capai.
93. A. Saya suka mengatakan pada orang-orang lain bagaimana mereka harus melakukan pekerjaan           mereka.
      B. Saya suka menjadi pusat perhatian dalam suatu kelompok.
94. A. Saya merasa canggung di tengah-tengah orang-orang lain yang saya anggap sebagai atasan            saya.
      B. Saya suka menggunakan kata-kata yang maknanya seringkah tidak diketahui oleh orang lain.
95. A. Saya lebih suka mengerjakan sesuatu bersama-sama dengan temanteman saya daripada                    sendirian.
      B. Saya suka menyatakan pendapat saya tentang pelbagai hal.
96.  A. Saya suka mempelajari dan menganalisis tingkah laku orang-orang lain.
       B. Saya suka melakukan hal-hal yang di-anggap orang lain tidak sesuai dengan adat-                       kebiasaan.
97. A. Saya ingin agar teman-teman saya merasa kasihan pada saya bila saya sakit.
      B. Saya suka mengelakkan keadaan-keadaan di mana saya diharapkan akan berlaku secara                    konvensional (kebiasaan umum).
98. A. Saya ingin mengawasi dan mengarahkan tindakan-tindakan orang lain bilamana saja                       ungkin.
      B. Saya suka melakukan hal-hal dengan cara saya sendiri tanpa menghiraukan apa yang                       mungkin dipikirkan orang lain.
99. A. Saya merasa bahwa dalam banyak hal saya kalah dibandingkan dengan orang lain.
      B. Saya suka mengelakkan tanggung jawab dan kewajiban-kewajiban.
100.A. Saya ingin berhasil dalam apa yang saya lakukan.
       B. Saya suka membuat teman-teman baru.

Tips Cepat Mengerjakan Soal
1. Sebaiknya Anda dalam kondisi benar-benar fit saat mengerjakan tes ini.
2. Cermati setiap pernyataan dan lakukan yang diminta penguji Anda.
3. Jangan pernah asal-asalan dalam menjawab soal, karena jawaban Anda sangat ber-pengaruh         terhadap hasil tes.
4. Pilihlah pernyataan yang benar-benar sesuai dengan gambaran pribadi Anda dan jujur                  terhadap diri sendiri. Jangan pernah melakukan kebohongan pada saat menjawab soal. Percuma      saja berbohong karena tes ini (seperti tes-tes yang lain) telah disusun sedemikian rupa sehingga   terdapat hubungan khusus antara keadaan keluar dengan keadaan "dalamnya". Tes ini juga             menyajikan dua pernyataan yang mengungkapkan korelasi yang berbeda dalam setiap nomor.
5. Kerjakan soal dengan rileks, dengan begitu Anda akan mampu menyelesaikan tes dengan baik.
6. Jadilah diri Anda sendiri pada saat menjawab tes EPPS dan tunjukkan bahwa Anda me-mang             mampu menjadi karyawan yang berkontribusi besar terhadap perusahaan dengan kelebihan yang      Anda miliki.
PSIKOTES LANJUTAN EPPS (Edward Personal Preference Schedule)

PSIKOTES LANJUTAN EPPS (Edward Personal Preference Schedule)

Tentang EPPS
EPPS adalah singkatan dari Edwards Personal Preference Schedule, suatu alat inventory yang dikembangkan oleh Allen L. Edwards dari universitas washington USA. Tujuan awal dari alat ini didesain awal sebagai alat penelitian dan konseling untuk menyediakan pengukuran yang sesuai terhadap berbagai variabel independen kepribadian. Dasar penamaan variabel mengacu pada definisi kepribadian H.A. Murray

Tes Edward Personal Preference Schedule (EPPS TEST) merupakan alat tes untuk mengukur konsistensi tanggapan peserta cpns terhadap 15 kebutuhan normal maupun motivasi. Tidak ada jawaban salah atau benar dalam tes ini. EPPS atau Edward Personal Preference Schedule merupakan psikotes yang pemyataanpernyataannya dipakai untuk mengetahui 15 variabel kepribadian seseorang, yakni:
• Kemampuan untuk berprestasi.
• Kemampuan menyesuaikan diri.
• Kemampuan menunaikan tugas.
• Kebutuhan untuk menunjukkan diri.
• Kebutuhan untuk mandiri.
• Kebutuhan untuk berempati.
• Kebutuhan perhatian terhadap sesama.
• Kebutuhan akan hubungan sosial.
• Keinginan untuk memimpin.
• Keinginan untuk kompromi.
• Kebutuhan memberikan perhatian.
• Kebutuhan akan stimulasi dari luar.
• Kemampuan menghadapi berbagai rintangan.
• Kebutuhan memberikan perhatian dari lawan jenis.
• Kebutuhan untuk bertentangan dengan orang lain.

Alat tes ini tergolong Tes Inventori Kepribadian, di mana kita disuguhi deretan soal dalam satu buku tes EPPS dan diminta untuk memilih suatu pernyataan yang disukai. Beberapa pasangan adalah mengenai hal-hal yang Anda suka sedangkan pasangan-pasangan pernyataan yang lain adalah mengenai perasaan Anda.
CONTOH:
Petunjuk Mengerjakan Soal
1. Isi identitas Anda (nama, umur, jenis kelamin, dan tanggal tes).
2. Pada halaman-halaman berikut, Anda akan membaca sejumlah pernyataanpernyataan dalam pasangan, tentang pelbagai hal yang mungkin Anda suka lakukan atau tidak suka lakukan (inginkan atau tidak inginkan).
Perhatikan contoh di bawah ini:
A. Saya suka berbicara tentang diri saya dengan orang lain.
B. Saya suka bekerja untuk suatu tujuan yang telah saya tentukan bagi diri saya.
** Yang manakah dari dua pernyataan tersebut lebih menggambarkan diri Anda?

1. Bila Anda lebih suka pernyataan A daripada B, maka hendaknya Anda memilih A. Tetapi bila Anda lebih suka pernyataan B daripada A, maka hendaknya Anda memilih B.
2. Mungkin Anda suka atau bahkan tidak suka A dan B kedua-duanya. Dalam hal ini, Anda tetap diharapkan tetap memilih satu saja di antara dua. Pilihlah yang paling menggambarkan diri Anda.
Jika Anda sudah selesai menjawab semua soal, cek kembali jawaban Anda. Waktu 24 menit, untuk 100 soal.
1. A. Saya suka menolong teman-teman saya, bila mereka berada dalam kesulitan.
   B. Saya ingin melakukan pekerjaan apa saja sebaik mungkin.
2. A. Saya ingin mengetahui bagaimana pandangan orang-orang besar mengenai berbagai masalah            yang menarik perhatian saya.
    B. Saya ingin menjadi seorang ahli yang diakui dalam salah satu pekerjaan atau sedang khusus.
3. A. Saya ingin agar setiap pekerjaan tulisan saya teliti, rapi, dan tersusun dengan baik.
   B. Saya ingin menjadi seorang ahli yang diakui dalam salah satu pekerjaan, jabatan atau bidang          khusus. 
4. A. Saya suka menceritakan cerita-cerita lucu dan lelucon-lelucon waktu pesta.
    B. Saya ingin menulis roman atau sandiwara hebat.
5. A. Saya ingin dapat berbuat sekehendak hati saya.
   B. Saya ingin bisa mengatakan bahwa saya telah melakukan dengan baik suatu pekerjaan yang              sulit.
6. A. Saya ingin dapat memecahkan teka-teki dan persoalan-persoalan yang sukar bagi orang lain.
   B. Saya suka mengikuti petunjuk-petunjuk dan melakukan apa yang diharapkan orang dari diri            saya.
7. A. Saya ingin mengalami hal-hal yang baru dan perubahan-perubahan dalam kehidupan saya                sehari-hari.
   B. Saya suka menyatakan pada atasan-atas-an saya, bahwa mereka telah melakukan sesuatu                  pekerjaan dengan baik, bila me-mang demikian hanya menurut pikiran saya.
8. A. Saya suka merencanakan dan mengatur detail-detail dari setiap pekerjaan yang harus saya               lakukan.
    B. Saya suka mengikuti petunjuk-petunjuk dan melakukan apa yang diharapkan orang dari diri             saya.
9. A. Saya ingin orang-orang memperhatikan dan memberikan komentar mengenai penampilan saya di          depan umum.
     B. Saya suka membaca riwayat hidup orang-orang besar.
10. A. Saya suka mengelakkan keadaan-keadaan di mana saya diharapkan akan berlaku secara                    konvensional (kebiasaan umum).
      B. Saya suka membaca riwayat hidup orang-orang besar.
11.  A. Saya ingin menjadi seorang ahli yang diakui dalam salah satu pekerjaan atau bidang khusus.
      B. Saya ingin agar pekerjaan saya diatur dan direncanakan sebelum dimulai.
12. A. Saya ingin mengetahui bagaimana pandangan orang-orang besar mengenai berbagai masalah            yang menarik perhatian saya.
     B. Seandainya saya harus bepergian, maka saya ingin segala sesuatunya telah direncanakan                terlebih dahulu.
13. A. Saya ingin mengerjakan sampai selesai setiap pekerjaan ataupun tugas yang telah saya mulai.
     B. Saya ingin barang-barang saya tersusun rapi dan teratur di atas meja atau di dalam ruang            kerja saya.
14. A. Saya suka bercerita kepada orang-orang lain tentang petualanganpetualangan saya dan                 hal-hal aneh yang pernah saya alami.
      B. Saya suka makan saya teratur dan ada waktu-waktu tertentu untuk makan.
15.  A. Saya ingin tidak tergantung dari orang lain dalam menentukan apa yang akan saya lakukan.
      B. Saya ingin barang-barang saya tersusun rapi dan teratur di atas meja atau di dalam ruang         kerja saya.
16. A. Saya ingin bisa mengerjakan segala sesuatu lebih baik daripada orangorang lain.
     B. Saya suka menceritakan cerita-cerita lucu dan lelucon-lelucon waktu pesta.
17. A. Saya suka mengikuti adat-istiadat dan menghindarkan melakukan hal-hal yang mungkin                  dianggap tidak wajar oleh orang-orang yang saya hormati.
     B. Saya suka berbicara tentang hal-hal yang telah saya capai.
18. A. Saya ingin agar hidup saya teratur sedemikian rupa sehingga berjalan lancar dan tanpa                  banyak perubahan-perubahan dalam rencana saya.
     B. Saya suka bercerita kepada orang-orang lain tentang petualanganpetualangan saya dan                hal-hal aneh yang pernah saya alami.
19. A. Saya suka membaca buku-buku atau sandiwara-sandiwara yang terutama berkaitan soal-soal           seks.
      B. Saya suka menjadi pusat perhatian dalam suatu kelompok.
20. A. Saya suka mengecam orang-orang yang mempunyai kedudukan sebagai yang berwenang.
      B. Saya suka menggunakan kata-kata yang maknanya seringkah tidak diketahui oleh orang lain.
21. A. Saya ingin menyelesaikan tugas-tugas yang dianggap orang membutuhkan keterampilan serta          usaha.
      B. Saya ingin dapat berbuat sekehendak hati saya
22.  A. Saya suka memuji orang yang saya kagumi.
      B. Saya ingin merasa bebas untuk melakukan apa yang saya kehendaki.
23. A. Saya suka menyimpan surat-surat, bon-ban, dan kertas-kertas lain secara tersusun can                  menurut sistem tertentu.
     B. Saya ingin tidak tergantung dari orang lain dalam menentukan apa yang akan saya lakukan.
24. A. Saya suka mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang setahu saya tak seorang pun akan bisa              menjawabnya.
     B. Saya suka mengecam orang-orang yang mempunyai kedudukan sebagai yang berwenang.
25. A. Saya menjadi sedemikian marahnya, rasanya ingin melemparkan dan merusak barang-barang.
     B. Saya suka mengelakkan tanggung jawab dan kewajiban-kewajiban.
26. A. Saya ingin berhasil dalam apa yang saya lakukan.
     B. Saya suka membuat teman-teman baru.
27. A. Saya suka mengikuti petunjuk-petunjuk dan melakukan apa yang diharapkan orang dari diri            saya.
     B. Saya ingin mempunyai ikatan perasaan yang kuat dengan teman-teman saya.
28. A. Saya ingin agar setiap pekerjaan tulisan saya teliti, rapi, dan tersusun dengan baik.
     B. Saya ingin membuat teman sebanyak mungkin.
29. A. Saya suka menceritakan cerita-cerita lucu dan lelucon-lelucon waktu pesta.
      B. Saya suka berkirim surat pada teman-teman saya
30. A. Saya ingin dapat berbuat sekehendak hati saya.
      B. Saya suka bersama-sama dengan teman-teman saya melakukan atau menjalani sesuatu.
31. A. Saya ingin dapat memecahkan teka-teki dan persoalan-persoalan yang sukar bagi orang lain.
     B. Saya suka menilai orang-orang berdasarkan sebab-sebab mereka melakukan sesuatu dan                  bukan atas dasar yang sesungguhnya mereka lakukan.
32. A. Saya suka menerima pimpinan dari orang-orang yang saya kagumi.
     B. Saya ingin memahami bagaimana pera--saan teman-teman saya dalam menghadapi perbagai                masalah.
33. A. Saya suka makan saya teratur dan ada waktu-waktu tertentu untuk makan.
     B. Saya suka mempelajari dan menganalisis tingkah laku orang-orang lain.
34. A. Saya ingin mengatakan hal-hal yang dianggap lucu dan cerdas oleh orang lain.
      B. Saya suka menempatkan diri saya ke dalam kedudukan orang-orang lain dan membayangkan               bagaimana perasaan saya bila berada dalam keadaan yang sama.
35. A. Saya ingin merasa bebas untuk melakukan apa yang saya kehendaki.
     B. Saya suka mengamat-amati bagaimana perasaan orang lain dalam keadaan tertentu..
36. A. Saya ingin menyelesaikan tugas-tugas yang dianggap orang membutuhkan keterampilan serta           usaha.
     B. Saya ingin teman-teman memberi dorongan-dorongan kepada saya bila saya menghadapi                    kegagalan.
37. A. Dalam merencanakan sesuatu, saya ingin mendapat saran-saran dari orang yang                            pendapatnya saya hormati.
     B. Saya ingin diperlakukan dengan ramah oleh teman-teman saya.
38. A. Saya ingin agar hidup saya teratur sedemikian rupa sehingga berjalan lancar tanpa banyak            perubahan-perubahan dalam rencana saya.
      B. Saya ingin teman-teman saya merasa kasihan pada saya apabila saya sakit.
39. A. Saya suka menjadi pusat perhatian dalam suatu kelompok.
     B. Saya ingin agar teman-teman saya meributkan tentang diri saya apabila saya mendapatkan               cedera atau sakit.
40. A. Saya suka mengelakkan keadaan-keadaan di mana saya diharapkan akan berlaku secara                     konvensional (kebiasaan umum).
     B. Saya ingin agar teman-teman saya bersimpati terhadap saya dan menghibur bila saya                        bersusah hati.
41. A. Saya ingin menulis roman atau sandiwara yang hebat.
     B. Bila saya termasuk dalam suatu kepanitiaan, saya ingin ditunjuk atau dipilih sebagai                      ketuanya.
42. A. Bila saya berada dalam suatu kelompok, saya suka menerima pimpinan orang lain dalam                  memutuskan apa yang akan dilakukan oleh kelompok itu.
     B. Saya ingin mengawasi dan mengarahkan tindakan-tindakan orang lain bilamana saja                      mungkin.
43. A. Saya suka menyimpan surat-surat, bon-bon, dan kertas-kertas lain secara tersusun rapi dan           menurut sistem tertentu.
      B. Saya ingin menjadi salah seorang pemimpin dalam organisasi-organisasi atau kelompok-                   kelompok di mana saya menjadi anggotanya.
44. A. Saya suka mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang setahu saya, tak seorang pun akan bisa             menjawabnya.
      B. Saya suka mengatakan pada orang-orang lain bagaimana mereka harus melakukan pekerjaan            mereka.
45. A. Saya suka mengelakkan tanggung jawab dan kewajiban-kewajiban.
     B. Saya ingin diminta untuk menyelesaikan perdebatan-perdebatan atau perselisihan-                           perselisihan        antara orang-orang lain.
46. A. Saya ingin menjadi seorang ahli yang diakui dalam salah satu pekerjaan, jabatan atau bidang           khusus.
     B. Saya merasa bersalah apabila saya telah melakukan sesuatu yang saya ketahui adalah tidak            baik.
47. A. Saya suka membaca riwayat hidup orang-orang besar.
      B. Saya merasa bahwa saya harus mengakui hal-hal yang telah saya lakukan dan saya anggap              tidak baik.
48. A. Saya suka merencanakan dan mengatur detail-detail dari setiap pekerjaan yang harus saya              lakukan.
     B. Bila keadaan kurang menguntungkan bagi saya, maka saya merasa bahwa saya harus lebih                disalahkan daripada orang lain.
49. A. Saya suka menggunakan kata-kata yang maknanya seringkah tidak diketahui oleh orang lain.
     B. Saya merasa bahwa dalam banyak hal, saya kalah bila dibandingkan dengan orang-orang                lain.
50. A. Saya suka mengecam orang-orang yang mempunyai kedudukan sebagai yang berwenang.
      B. Saya merasa canggung di tengah-tengah orang-orang lain yang saya anggap sebagai atasan             saya.
51. A. Saya ingin melakukan pekerjaan apa saja sebaik mungkin.
     B. Saya suka menolong orang-orang lain yang tidak begitu beruntung seperti saya.
52. A. Saya ingin mengetahui bagaimana pandangan orang-orang besar mengenai berbagai masalah            yang menarik perhatian saya.
     B. Saya suka bermurah hati terhadap teman-teman saya.
53. A. Saya suka membuat rencana sebelum memulai pekerjaan yang sulit.
     B. Saya suka memberi pertolongan-per-tolongan kecil kepada teman-teman saya.
54. A. Saya suka bercerita kepada orang-orang lain tentang petualangan petualangan saya dan               hal-hal aneh yang pernah saya alami.
      B. Saya ingin teman-teman saya mempercayai saya dan menceritakan kesulitan-kesulitan mereka             kepada saya.
55. A. Saya suka menyatakan pendapat saya tentang pelbagai hal.
     B. Saya suka memaafkan teman-teman saya yang kadang-kadang mungkin menyakiti hati saya.
56. A. Saya ingin bisa mengerjakan segala sesuatu lebih baik daripada orangorang lain.
     B. Saya suka makan di restoran-restoran yang baru atau asing.
57. A. Saya suka mengikuti adat-istiadat dan menghindarkan melakukan hal-hal yang mungkin                  dianggap tidak wajar oleh orang-orang yang saya hormati.
     B. Saya suka mengikuti mode-mode baru.
58. A. Saya ingin pekerjaan saya diatur dan direncanakan sebelum dimulai.
     B. Saya suka bepergian melihat-lihat daerah pedalaman.
59. A. Saya ingin orang-orang memperhatikan dan memberikan komentar mengenai penampilan saya            di depan umum.
     B. Saya suka berkeliling di pedalaman dan tinggal di pelbagai tempat.
60. A. Saya ingin tidak tergantung dari orang lain dalam menentukan apa yang akan saya lakukan.
      B. Saya suka mengerjakan hal-hal yang baru dan lain.
61. A. Saya ingin bisa mengatakan bahwa saya telah melakukan dengan baik suatu pekerjaan yang              sulit.
      B. Saya suka bekerja keras pada tiap pekerjaan yang saya hadapi.
62. A. Saya suka menyatakan pada atasan-atasan saya, bahwa mereka telah melakukan sesuatu                  pekerjaan dengan baik, bila memang demikian halnya menurut pikiran saya.
     B. Saya ingin menyelesaikan pekerjaan satu per satu sebelum memulai yang lainnya.
63. A. Seandainya saya harus bepergian, maka saya ingin agar segala sesuatunya telah                              direncanakan terlebih dahulu.
     B. Saya suka mengerjakan teka-teki atau memecahkan persoalan-persoalan sampai selesai.
64. A. Saya kadang-kadang suka melakukan hal-hal hanya untuk melihat bagaimana efeknya                       terhadap orang lain.
      B. Saya suka bertahan menghadapi suatu pekerjaan atau masalah, sekalipun tampaknya seolah-           olah saya tak akan berhasil.
65. A. Saya suka melakukan hal-hal yang dianggap orang lain tidak sesuai dengan adat kebiasaan.
     B. Saya ingin bekerja berjam-jam tanpa diganggu.
66. A. Saya ingin mengerjakan sesuatu yang berarti.
      B. Saya suka mencium orang yang menarik dari lawan jenis saya.
67.  A. Saya suka memuji seseorang yang saya kagumi.
       B. Saya ingin dianggap punya daya tarikfisik oleh orang-orang dari lawan jenis saya.
68.  A. Saya ingin barang-barang saya tersusun rapi dan teratur di atas meja di dalam ruang kerja            saya.
      B. Saya suka jatuh cinta pada seseorang dari lawan jenis saya.
69. A. Saya suka berbicara tentang hal-hal yang telah saya capai.
      B. Saya suka mendengarkan atau mence-ritakan lelucon-lelucon yang terutama berkisar soal               seks.
70. A. Saya ingin melakukan hal-hal dengan cara saya sendiri tanpa menghiraukan yang mungkin              dipikirkan orang lain.
      B. Saya suka membaca buku-buku dan sandiwara yang terutama berkisar soal seks.
71.  A. Saya ingin menulis roman atau sandiwara yang hebat.
      B. Saya suka menyerang pendirian-pendirian yang bertentangan dengan pendapat saya.
72.  A. Bila saya berada dalam suatu kelompok, saya suka menerima pimpinan dari orang lain dalam            memutuskan apa yang akan dilakukan oleh kelompok.
       B. Saya rasanya ingin mengecam seseorang di muka umum bila orang itu memang patut                          menerimanya.
73.   A. Saya ingin agar hidup saya teratur sedemikian rupa sehingga berjalan lancar dan tanpa                  banyak perubahan dalam rencana-rencana saya.
      B. Saya menjadi sedemikian marahnya sehingga rasanya ingin melemparkan dan merusak                       barang-barang.
74. A. Saya suka mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang setahu saya, tak seorang pun akan bisa            menjawabnya
     B. Saya suka mengatakan kepada orang-orang lain bagaimana pendapat saya tentang mereka.
75. A. Saya suka mengelakkan tanggung jawab dan kewajiban-kewajiban.
     B. Saya rasanya ingin memperolok-olok orang-orang yang melakukan hal-hal yang saya anggap           bodoh.
76. A. Saya ingin loyal terhadap teman-teman saya.
      B. Saya ingin melakukan pekerjaan apa saja sebaik mungkin.
77. A. Saya suka mengamat-amati bagaimana perasaan orang lain dalam suatu keadaan tertentu.
     B. Saya ingin bisa mengatakan bahwa saya telah melakukan dengan baik sesuatu pekerjaan yang            sulit.
78. A. Saya ingin teman-teman saya memberi dorongan kepada saya bila saya menghadapi kegagalan.
     B. Saya ingin berhasil dalam apa yang saya lakukan.
79. A. Saya ingin menjadi salah seorang pemimpin dalam organisasi-organisasi atau kelompok-                  kelompok di mana saya menjadi anggota.
     B. Saya ingin bisa mengerjakan segala sesuatu lebih baik daripada orang-orang lain.
80. A. Bila keadaan kurang menguntungkan bagi saya, maka saya merasa bahwa saya harus lebih                disalahkan daripada orang lain.
      B. Saya ingin dapat memecahkan teka-teki dan persoalan-persoalan yang sukar bagi orang lain.
81.  A. Saya suka melakukan sesuatu untuk teman-teman saya.
      B. Dalam merencanakan sesuatu saya ingin mendapat saran-saran dari orangorang yang                     pendapatnya saya hormati.
82. A. Saya suka menempatkan diri saya ke dalam kedudukan orang lain dan membayangkan                        bagaimana perasaan saya bila berada dalam keadaan yang sama.
     B. Saya suka mengatakan kepada atasan-atasan saya bahwa mereka telah melakukan sesuatu                pekerjaan dengan baik, bila pikiran saya memang demikian halnya.
83. A. Saya ingin agar teman-teman saya menunjukkan simpati dan pengertian bila saya mengalami              kesukaran-kesukaran.
       B. Saya suka menerima pimpinan dari orang-orang yang saya kagumi.
84.  A. Bila saya termasuk dalam suatu kepa-nitiaan, saya ingin ditunjuk atau dipilih sebagai                     ketuanya.
       B. Bila saya berada dalam suatu kelompok, saya suka menerima pimpinan orang lain dalam                  memutuskan apa yang akan dilakukan oleh kelompok itu.
85.   A. Apabila saya melakukan sesuatu hal yang salah, saya merasa bahwa untuk itu saya harus                Saya suka mengikuti adat-istiadat dan menghindarkan melakukan hal-hal yang mungkin                  dianggap tidak wajar oleh orang-orang yang saya hormati.
86. A. Saya suka bersama-sama dengan teman-teman saya melakukan atau menjalani sesuatu.
      B. Saya suka membuat perencanaan sebelum memulai pekerjaan yang lainnya.
87. A. Saya ingin memahami bagaimana perasaan teman-teman saya dalam menghadapi pelbagai                  masalah.
    B. Seandainya saya harus bepergian, maka saya ingin agar segala sesuatunya telah direncanakan          terlebih dahulu.
88. A. Saya ingin dianggap sebagai pemimpin oleh orang-orang lain.
      B. Saya suka menyimpan surat-surat, bon-bon, dan kertas-kertas lain secara tersusun rapi dan          menurut sistem tertentu.
89. A. Saya merasa bahwa pilu hati dan kesu-sahan yang telah saya alami lebih banyak membawa                kebaikan daripada kerugian bagi saya.
     B. Saya ingin agar hidup saya teratur sede-mikian rupa sehingga berjalan lancar tanpa banyak
         perubahan dalam rencana-rencana saya.
90.  A. Saya ingin mempunyai ikatan perasaan yang kuat dengan teman-teman saya.
      B. Saya ingin mengatakan hal-hal yang dianggap lucu dan cerdas oleh orangorang lain.
91.  A. Saya suka merenungkan kepribadian teman-teman saya dan mencoba mengerti sebab-sebab                yang menjadikan mereka sebagaimana terlihat.
      B. Saya kadang-kadang suka melakukan hal-hal hanya untuk melihat bagaimana efeknya                       terhadap  orang lain.
92. A. Saya ingin agar teman-teman saya meributkan tentang diri saya apabila mendapatkan cedera            atau sakit.
     B. Saya suka berbicara tentang hal-hal yang telah saya capai.
93. A. Saya suka mengatakan pada orang-orang lain bagaimana mereka harus melakukan pekerjaan           mereka.
      B. Saya suka menjadi pusat perhatian dalam suatu kelompok.
94. A. Saya merasa canggung di tengah-tengah orang-orang lain yang saya anggap sebagai atasan            saya.
      B. Saya suka menggunakan kata-kata yang maknanya seringkah tidak diketahui oleh orang lain.
95. A. Saya lebih suka mengerjakan sesuatu bersama-sama dengan temanteman saya daripada                    sendirian.
      B. Saya suka menyatakan pendapat saya tentang pelbagai hal.
96.  A. Saya suka mempelajari dan menganalisis tingkah laku orang-orang lain.
       B. Saya suka melakukan hal-hal yang di-anggap orang lain tidak sesuai dengan adat-                       kebiasaan.
97. A. Saya ingin agar teman-teman saya merasa kasihan pada saya bila saya sakit.
      B. Saya suka mengelakkan keadaan-keadaan di mana saya diharapkan akan berlaku secara                    konvensional (kebiasaan umum).
98. A. Saya ingin mengawasi dan mengarahkan tindakan-tindakan orang lain bilamana saja                       ungkin.
      B. Saya suka melakukan hal-hal dengan cara saya sendiri tanpa menghiraukan apa yang                       mungkin dipikirkan orang lain.
99. A. Saya merasa bahwa dalam banyak hal saya kalah dibandingkan dengan orang lain.
      B. Saya suka mengelakkan tanggung jawab dan kewajiban-kewajiban.
100.A. Saya ingin berhasil dalam apa yang saya lakukan.
       B. Saya suka membuat teman-teman baru.

Tips Cepat Mengerjakan Soal
1. Sebaiknya Anda dalam kondisi benar-benar fit saat mengerjakan tes ini.
2. Cermati setiap pernyataan dan lakukan yang diminta penguji Anda.
3. Jangan pernah asal-asalan dalam menjawab soal, karena jawaban Anda sangat ber-pengaruh         terhadap hasil tes.
4. Pilihlah pernyataan yang benar-benar sesuai dengan gambaran pribadi Anda dan jujur                  terhadap diri sendiri. Jangan pernah melakukan kebohongan pada saat menjawab soal. Percuma      saja berbohong karena tes ini (seperti tes-tes yang lain) telah disusun sedemikian rupa sehingga   terdapat hubungan khusus antara keadaan keluar dengan keadaan "dalamnya". Tes ini juga             menyajikan dua pernyataan yang mengungkapkan korelasi yang berbeda dalam setiap nomor.
5. Kerjakan soal dengan rileks, dengan begitu Anda akan mampu menyelesaikan tes dengan baik.
6. Jadilah diri Anda sendiri pada saat menjawab tes EPPS dan tunjukkan bahwa Anda me-mang             mampu menjadi karyawan yang berkontribusi besar terhadap perusahaan dengan kelebihan yang      Anda miliki.
PSIKOTES LANJUTAN Kraeplien/ Pauli

PSIKOTES LANJUTAN Kraeplien/ Pauli

Tes Pauli Krapelin dikembangkan pertamakali oleh seorang psikiater bernama Emil Kraepelin. Kraepelin pada mulanya menciptakan alat tes yang digunakan sebagai alat bantu untuk mendiagnosa gangguan otak yaitu alzheimer dan dementia. Selanjutnya, pada tahun 1938 Prof. Dr. Richard Pauli bersama Dr. Wilhelm Arnold dan Prof. Dr. Vanmethod memperbaharui tes Kraeplin sehingga dapat distandarisasikan dan dapat pula dipakai untuk mendapatkan data tentang kepribadian. Saat ini tes tersebut dikenal dengan istilah Tes Pauli-Kraepelin Adapun tujuan dari tes pauli-kraepelin ini adalah untuk mengukur karakter seseorang pada beberapa aspek tertentu, yaitu :
* Aspek keuletan (daya tahan)
* Aspek kemauan atau kehendak individu
* Aspek Emosi
* Aspek penyesuaian diri
* Aspek stabilitas diri 

Dalam tes ini, sebenarnya anda hanya diminta untuk mengerjakan hitungan sederhana. Yaitu menjumlahkan deretan angka-angka. Namun yang menjadi masalah adalah jumlah deretan angka yang diberikan sangat banyak. Yaitu sebesar lembaran koran. Sehingga tes yang juga dikenal dengan istilah “Tes Koran” ini menuntut konsentrasi, ketelitian, stabilitas emosi dan daya tahan yang prima. 
Semakin banyak kesalahan yang anda buat, menunjukkan anda orang yang tidak teliti, tidak cermat, tidak hati-hati dan kurang memiliki daya tahan yang cukup terhadap stres atau tekanan pekerjaan. 

Petunjuk Mengerjakan Soal
Pada nomor-nomor berikut ini terdapat kolom dan deret angka-angka.
Jumlahkanlah angka-angka tersebut dari bawah ke atas! Tuliskan hasil penjumlahan
di sebelah kanan, di antara 2 angka yang dijumlahkan!
CONTOH SOAL SILAHKAN DILIHAT 
PSIKOTES LANJUTAN TES WARTEGG

PSIKOTES LANJUTAN TES WARTEGG

Tes Wartegg adalah sebuah tes kepribadian yang pertama kali dibuat oleh Krueger dan Sander dari University of Leipzig. Selanjutnya, tes ini dikembangkan oleh Ehrig Wartegg dan kemudian oleh Marian Kinget. Tujuan dari tes wartegg ini adalah mengeksplorasi (meneliti karakter kepribadian seseorang) terutama dalam hal emosi, imajinasi, dinamisme, kontrol dan reality function, yang dimiliki oleh setiap orang namun dengan intensitas dan interelasi yang berbeda. Struktur kepribadian tidaklah statis, berubah-ubah dan menentukan sebagian besar perilaku individu. Dengan tes ini dapat dilihat bagaimana cara subyek berfungsi, yaitu apakah normal atau abnormal. Maka bila ada satu atau beberapa komponen yang sangat dominan, menandakan bahwa struktur tidak seimbang, jadi fungsi subyek adalah defektif. Misalnya, fungsi kontrol terlalu kuat maka perilaku akan terhambat dan kreatifitas kurang berkembang, sedangkan bila imajinasi berkembang berlebihan maka kontak dengan realitas dan fungsi sosialnya terganggu. Dalam Tes Wartegg ini, Anda disuguhi 8 kotak gambar yang berisi coretancoretan yang belum diselesaikan. Anda diminta untuk meneruskan gambar tersebut sesuka anda. Kemudian setelah selesai anda diminta untuk menjelaskan gambar yang anda buat kepada penguji.

CONTOH SOAL SILAHKAN KLIK DISINI

PSIKOTES LANJUTAN DAP (Draw a Person) Test

PSIKOTES LANJUTAN DAP (Draw a Person) Test


Tes DAP (Draw A Person) atau juga sering disebut DAM (Draw A Man) merupakan salah satu bentuk alat tes Psikologi yang sering kita jumpai di saat proses assessment psikologi. Tes DAP atau DAM termasuk tes individual.
Pada tahun 1926, Goodenough mengembangkan Draw-A-Man (DAM) Test untuk memprediksi kemampuan kognitif anak yang direfleksikan dari kualitas hasil gambarnya. Asumsinya: akurasi dan detail gambar yang dihasilkan menunjukkan tingkat kematangan intelektual anak. DAM test ini digunakan untuk anak usia 3 – 10 tahun.

Pada tahun 1948, Buck mengembangkan House-Tree-Person (HTP) Test, gambar rumah dan pohon yang memiliki kedekatan dengan kehidupan seseorang yang juga termasuk tes proyeksi.

Tahun 1949, Machover mengembangkan Draw-A-Person (DAP) Test, sebagai teknik untuk mengukur kepribadian. Machover mengembangkan sejumlah hipotesis berdasarkan obeservasi klinis dan penilaian intuitif. Misal, ukuran gambar berkaitan dengan tingkat self-esteem, penempatan gambar
dalam kertas merefleksikan suasana hati dan orientasi sosial seseorang. Selanjutnya tahun 1951, Hulse mengembangkan Draw-A-Family (DAF) Test, DAP secara luas kemudian dikembangkan oleh Hammer (1958), Headler (1985), Urban (1963), Koppitz (1968, 1984).

Tahun 1963, Harris membuat revisi DAM Test dengan menambahkan dua form baru (anak bukan hanya diminta untuk menggambar seorang laki-laki, tetapi juga seorang wanita, dan gambar dirinya sendiri, sistem skoring yang lebih detail, dan standarisasi yang lebih luas.

Seorang tokoh tes psikologi, Levy, mengemukakan beberapa kemungkinan dalam penggunaan Tes DAM atau tes DAP di antaranya:

1. Gambar orang tersebut merupakan proyeksi self concept (konsep
diri/kepribadian).
2. Proyeksi dari ideal selfimage.
3. Proyeksi dari sikap individu terhadap lingkungan.
4. Ekspresi keadaan emosi.
5. DAM sebagai status hasil pengamatan in-dividu terhadap lingkungannya.
6. Ekspresi kebiasaan dalam hidupnya.
7. Proyeksi sikap subjek terhadap situasi tes.
8. Ekspresi sikap subjek terhadap kehidupan pada umumnya.
9. Ekspresi sadar dan ketidaksadaran.

Sistem penilaian dalam tes ini cenderung bersifat QSS (Quantitative Scoring System) atau sistem penilaian kuantitatif. Yaitu bukan berdasarkan bagus tidaknya gambar, namun berdasarkan ukuran kuantitatif tertentu. 3 Ukuran kuantitatif yang menjadi dasar utama penilaian adalah sebagai berikut:
• Proporsi anggota tubuh. Semakin proporsional (seimbang perbandingan
ukuran satu anggota tubuh dengan anggota tubuh yang lain) maka
semakin tinggi skor yang anda peroleh
• Kelengkapan anggota tubuh. Semakin lengkap semakin tinggi nilainya.
Diantaranya kepala, leher, badan, tangan, kaki, dan seterusnya.
• Detail gambar. Semakin detail gambar yang anda buat semakin tinggi pula
nilai yang anda peroleh.
Petunjuk Mengerjakan Soal
Gambarlah seseorang. Buatlah sedetail mungkin!
Waktu 10 menit

Setelah itu berilah keterangan seperti berikut:
1. Umur
2. Jenis kelamin
3. Pekerjaan
4. Aktivitas
5. Ciri fisik
6. Kelemahan
7. Kelebihan 

Tips Mengerjakan Soal
1. Jaga kondisi tubuh dan pikiran anda tetap rileks dan tenang.
2. Kerjakan masing-masing gambar dengan waktu rata-rata. Yaitu 10-15 menit. Jika terlalu cepat, hasil gambar anda cenderung kurang lengkap dan kurang mendetail. Jika terlalu lama, anda dinilai sebagai pribadi yang lambat dan kurang sigap dalam beraktifitas.
3. Tambahkan ciri khas pada masing-masing gambar. Ketika anda membuat gambar laki-laki, maka sebaiknya anda tambahkan ciri khas laki-laki seperti kumis, jenggot badan tegap, dsb. Dan ketika membuat gambar perempuan, bentuk tubuhnyapun haruslah seorang perempuan pada
umumnya (pinggang lebih ramping, memakai anting, dsb). 
4. Gunakan prinsip keseimbangan (proporsionalitas). Artinya besar masingmasing anggota tubuh adalah relatif seimbang. Jangan sampai ada yang tidak seimbang. Jangan sampai kepala terlalu besar atau terlalu kecil. Jangan sampai kaki terlalu panjang atau terlalu pendek. Dan seterusnya.
5. Gunakan prinsip kelengkapan anggota tubuh. Seluruh anggota tubuh harus lengkap anda gambar. Mulai dari ujung rambut kepala sampai dengan ujung kuku di kaki. Semakin lengkap, semakin tinggi nilai yang anda peroleh.
6. Gunakan prinsip detail. Semakin detail gambar anda, semakin tinggi nilai anda. Semakin cerdas dan matang kedewasaan mental dan pikiran anda, maka gambar andapun semakin kompleks dan detail, tidak sederhana seperti gambar anak kecil. Jangan lupakan unsur-unsur berikut ini:
• Kepala, lengkap dengan rambut
• Muka dan seluruh bagiannya (mata, hidung, telinga, alis, mulut, dll)
• Leher
• Badan
• Tangan berikut 10 jari lengkap disertai kuku
• Kaki berikut 10 jari lengkap disertai kuku
• Ciri khas (Jika laki-laki bisa ditambah kumis dll, Jika perempuan berpinggang ramping, memakai gelang, dll. Jika menggambar diri sendiri, tambahkan ciri khas anda seperti gemuk, tinggi, bekas luka, jerawat, tahi lalat, dll) • AkseSoris (Baju, kacamata, gelang, jam tangan, dll)
7. Ingat! Sistem penilaian tes menggambar orang ini bukan berdasarkan bagus tidaknya lukisan anda (karena ini bukan tes calon pelukis). Namun berdasarkan tiga prinsip yang telah dijelaskan diatas (proporsional, lengkap, detail).
8. Beberapa orang yang pernah mengikuti tes ini menyarankan Anda untuk menggambar orang tersebut dalam keadaan sedang melakukan aktivitas, misalnya eksekutif muda sedang menenteng koper atau karyawan sedang bekerja di depan komputer.

Para karyawan yang telah terbukti lolos tes perusahaan bonafid menyarankan untuk menggambar seseorang yang telah kita kenal baik bahkan mungkin malah menggambar diri sendiri dalam kondisi prima ketika melakukan aktivitas tertentu. Ketika anda menggambar diri sendiri, maka buatlah semirip mungkin dengan diri sendiri dan tambahkan ciri khas anda. Misalnya anda bertubuh gemuk, gambarlah gemuk. Anda bertubuh tinggi, gambarlah tinggi. Anda memiliki bekas luka di dahi, gambarlah ada bekas luka di dahi. Dan seterusnya. Detail Penilaian Menggambar Orang (Draw A Person) Kepala. Gambar kepala diartikan sebagai super-ego. Pusat kendali diri terhadap aturan (sosial, agama, dll). Kepala merupakan menunjukkan kebutuhan subjek terhadap eksistensi diri. Dapat dikatakan apabila orang yang menarik diri dari sosial cenderung mengabaikan bagian dari kepala. Mata. Penguatan di mata diartikan sebagai orang yang mencoba mendapatkan perhatian lebih dari lingkungan sekitar. Bibir. Gambar bibir yang tebal atau penekanan pada bibir merupakan simbolisasi kebutuhan berkomunikasi atau keinginan untuk menonjol di lingkungan sekitarnya. Leher. Penekanan pada leher merupakan simbolisasi subjek merasa cemas atau terkekang terhadap hal-hal tertentu yang belum diselesaikan. Apa yang dicemaskan perlu dihubungkan dengan objekobjek lain dari keseluruhan gambar. Badan. Gambar badan yang sederhana (hanya kotak atau oval) menunjukkan sikap kekanakan yang belum dewasa. Gambar orang dewasa akan lebih kompleks. Lengkap dengan aksesori. Misalkan dasi merupakan simbolisasi subjek ingin sukses dalam bekerja atau menampilkan status sosial lebih tinggi dibandingkan keberadaan saat ini. Contoh lain misal cincin, jam atau kalung/gelang merupakan asosiasi kebutuhan akan harta. Sekali lagi perhatikan kemenonjolan dari objek-objek tersebut. Bahu. Bahu merupakan simbol kekuatan fisik. Penguatan pada bahu menunjukkan subyek suka beraktifitas fisik. Tak ada bahu atau bahu kecil menunjukkan subyek tak suka atau menghindari aktifitas fisik.  Ketiadaan bahu juga berarti adanya ketidakberdayaan subjek terhadap hal-hal tertentu terkait dengan kondisi fisik. Lengan dan tangan. Tangan memegang peralatan tertentu dapat diartikan subyek adalah orang yang aktif atau ringan tangan. Kepalan tangan dapat berupa dendam atau dorongan kuat untuk menyelesaikan sesuatu. Tangan yang disembunyikan atau disimpan dalam saku dapat diartikan ketertutupan (bersifat introvert) dapat pula diartikan sebagai situasi konflik. Kaki dan Tungkai. Kaki adalah simbol gerakan, kestabilan dan kekuatan subyek dalam lingkungan sekitar. Jika subyek tidak menggambar kaki, dapat diartikan dia kurang nyaman dengan situasi saat ini. Kaki yang sedang beraktifitas (meloncat atau berlarI ) menunjukkan subyek adalah orang yang memiliki mobilitas tinggi.
Scam Detector
Back To Top